Cintaku Istriku


Namaku Firdhan, saat ini umur sudah hampir mencapai kepala 4… aku bekerja disebuah perusahaan yang memiliki reputasi hebat sebagai produsen minuman dalam kemasan no 1 di negeri ini ( you know what i mean.. )
Pertama kali bertemu dengannya usiaku baru 33 tahun dan dia 27 tahun, pada waktu aku sedang kuliah disebuah perguruan tinggi di kota S. Dia menawariku untuk bergabung dengan teamnya awalnya biasa saja pembicaraan antara kami :
“ Miss, ini firdhan.. mahasiswa super sableng di kampus ini dengan IP 3.5 “ kata dosen programmingku membuka percakapan sambil ngakak haha hehe
“ Woow.. ini toh orang yang bapak mau kenalkan ke saya..” sambut Viana sambil tersenyum ramah
“ Ampun miss saya mah rakyat.. “ jawabku sambil memperlihatkan muka polos, innocent tapi nyebelin..
“ hahahahaha… bisa aja akang ini.. , ?” tanyanya dengan suara yang bikin……..
“ enggak kami butuh bantuan akang buat gabung dengan eam saya untuk mengurusi proses transfer data dari database lama ke yang baru, so’alnya kita mau pindah system..” ujarnya menawarkan dan singkat kata aku pun setuju untuk bergabung dengannya
Setelah beberapa bulan kami bersama dalam satu team kami di perbantukan ke divisi S&D untuk bidang promosi, dan kebetulan kami yang terpilih sebagai tombak terdepan dari team yang baru, mulai saat itukami menjadi sering jalan bareng ke manapun ada kegiatan promosi.
Hingga suatu saat, aku sedang asik makan permen untuk menghangatkan tenggorokanku yang sedang ngadat, sampai suatu ketika dia meminta permen kepadaku “ Haaan aku minta permennya doongg.. “ katanya manja.. oh ya karena kedekatan kami ia memanggilku dengan panggilan Han yang maksudnya aku sendiri ga ngeh dan aku memanggil dia dengan panggilan beib…
Aku menjawab “ boleh…” sambil mengambil bungkusan permen dari kantongku tiba – tiba “ mau yang dimulut haaan.. “ aku kaget dan hampir melempar pelayan dengan gelas….. akhirnya aku menjawab “ boleh…..” kataku “ kita jalan yuk ke Parapatan Hieum.. “ Viana menyambut dengan gembira….
Setelah kejadian itu dia makin manja dan mesra kepadaku, bahkan panggilannya pun berubah menjadi Nda dan akupun memanggilnya Cinta. Suatu hari kami menerima penugasan dari pimpinan perusahaan untuk handling event yang disponsori oleh perusahaan tempat kami bekerja, dan itu merupakan awal dari hubungan kami yang semakin jauh….
Saat di kota B kami hampir kehabisan kamar dan hanya meNdapatkan satu kamr dengan ranjang king size, walaupun agak terpaksa aku setuju dengan mempertimbangkan kondisi pekerjaan. Setelah kembali dari lapangan aku bermaksud mandi dengan air hangat.. kunikmati kucuran air hangat ditubuhku sambil menggosok badan dengan sabun. Setelah mandi aku keluar hanya dengan celana pendek dan bertelanjang dada… saat ku mencari kaus di sekeliling ruangan mataku bertemu dengan matanya dan dia berkata” Ndaaa.. U’re so sexy when after bath.. “ aku sedikit kaget sekaligus senang dan ku jawab “ Cinta u’re so hot… especially when i see u make a negociation “ jawabku sejujurnya “ emang bener ?? “ katanya dan kubilang ” Yaa… that’s the truth ” sambil kupakai kausku. Tiba – tiba kurasakan tangan halus meraba dadaku, walaupun kami sering melakukan french kiss, aku belum berani untuk menyentuh tubuhnya lebih jauh, tapi malam itu semua berubah. Aku menyambut hangat sentuhannya dan berbalik menatap bibirnya yang tebal dan sexy, kuraih dagunya sambil bibirku maju mendekati bibirnya hingga kamipun larut dalam sebuah long kiss yang menghanyutkan, kuputar lagu slow milik norah jones dari laptopku, dan kulanjutkan kegiatan yang sedikit tertunda itu… kukulum bibirnya dengan lembut yang membuatnya hanyut kenegeri bidadari sambil tanganku mulai berani bergerilya di dadanya “ U’re breast is so sexy and big Cinta…” dan dia ppun mendesah sambil berkata “ u make me melt…” dan kulanjutkan kegiatanku didadanya… perlahan kubuka branya sambil bibirku mulai melumat putingnya dan Cintapun mengelu dan melenguh “ Uuhhh….. Ndaaaa… kamu memang pintar bikin aku panas…” ucapnya sambil mulutnya terus mendesah manja kutatap matanya yang meredup mesra… setelah beberapa lama bermain dei dadanya akupun berpiNdah dan mulai merangsang bagian tubuh yang lain, saat lidahku berhenti dipusarnya ia sedikit menjerit ” Ndaa… It’s Ticklingme… tapi aku sukaaa… jangan berhenti Ndaaa…” erangnya sambil menggeliat kenikmatan, aku meneruskan apa yang ia minta sambil menikmati setiap gesekan dengan kulit tubuhnya… kain terkahir yang ada ditubuhnya ku lucuti hingga keindahan vaginanya terlihat begitu menggoda, ditambah lagi dengan bulu – bulunya yang terhampar rapi “ Cinta.. kamu shaving ya ?” tanyaku sambil mengusap Vaginanya “ Iya Ndaa… U Like It ?? “ jawabnya “ It’s make me crazy…” sambil terus kuusap belahan surgawi yang tersimpan rapi diselangkangannya…. lagi lagi ia melenguh “ uuuhhh.. Ndaaa teruuus Nda… “ pintanya sambil mengeliat hebat “ Can i lick ur V ? “ tanyaku ngarep.. “ Are u sure wanna lick it ? “ katanya sambil agak heran, dalam hatiku berkata “ suaminya ga pernah ngoral dia kali ya ?? “ tapi aku nggak mau ambil pusing kuteruskan petualangan lidahku ke arah clitnya yang membesar.. saat kumulai permainan lidahku di clitnya ia semakin menggeliat dan mengerang setelah beberapa menit ia meneriakkan namaku “ Ndaaaaa….. i cant hold anymore… I’m cumming…” rintihnya…. ku hisap cairan cinta dari belahan surga di sela pahanya kunikmati aroma yang terpapar di depan hidungku… dan kutatap wajahnya yang sedang tersenyum bahagia, kuraih tangannya untuk memegang junorku “ hold my John Bone please.. “ kataku dan ia tersenyum sambil mengangguk, tangannya memegang Juniorku yang dia panggil John Bone sambil sesekali mengurut ia berkomentar “ Ouhh… JB maafin yaaa.. aku cum duluan…” katanya mesra.. kuusap punggungnya dengan mesra sambil merayap dengan posisi terbalik.. kataku “ Cinta.. Suck it please..” jawabnya “ Ndaa.. aku ga biasa.. dan aku nggak pernah oral.. “ katanya dengan mata bingung dan ada sinar ketakutan terbias… kujawab bijak “ Ya sudaah.. ga papa…” tapi boleh ga JB masuk ke ure V ? “ tanyaku… dia menjawab dengan masygul “ Are U sure ? “ tayanya, “ Yes I do “ jawabku mantap, dan ia menjawab lagi “ Do it to me please…” akhirnya Jb mendapat kesempatan berkiprah….. kudekatkan JB kearah memeknya yang terbuka lebar sambil kugesekkan kepala JB ke clitnya kembali ia mengerang nikmat.. “ Uuhhhh… Ndaaa….” akhirnya kutusukkan kontolku kedalam memeknya yang semakin basah sejenak kudengar suara tercekat “ Hek…Hek.. uuuhhh… Ndaaa “ akupun lega sambil melajutkan tusukan – tusukan pendek kontolku kedalam memeknya… “ Ndaaa… nikmat banget ndaaa…..” katanya sambil merem melek kenakkan. Kuteruskan genjotanku sesekali ku tekan dengan sangat lembut sehingga suara tercekat itu datang lagi, matanya berputar menjadi putih dan kembali normal sedikit sayu.. sambil merintih ia berkata “ Ndaaa… tha’s great… I like it Ndaa…. terusin ndaa…” katanya memohon kepadaku. Ku pompa kontolku dengan RPM sedang sambil bibirku terus menciumi bibirnya hingga suatu saat ia berteriak lirih “ Ndaaaa…..I’M cumming…..!!” katanya dan kulihat ia menjadi lemas seperti kehilangan tulang… Saat kucabut JB dari memeknya ia sedikit protes.. “: Kenapa dilepas Nda ?? “ kataku “ Kita break dulu ya Cinta.? “ dan ia pun setuju sambil menceritakan kehidupan perkawinannya yang semakin diambang perceraian sambil minum pesanan kami dari resto… aku pun menjadi semakin menyayanginya..setelah 10 menit kami beristirahat tiba – tiba ia menaiki tubuhku dan berkata “ My turn On top.. hihihi.. Ouhhh….. JB.. maafin aku yaaa… aku nggak tahan udah lama nggak ngerasain kontol sekeras kamu JB…” katanya sambil mengocok batang kontolku yang masih tegang… hingga akhirnya ia menempatkan batang kontolku di memeknya yang kembali basah dan hangat… akhirnya ia menekan pantatnya kearah kontolku sambil meracau “ eummmhhhh….. JB u’re so big and hot !!” akupun mejawab “ U’re V is very tight Cintaa…” ia pun asik menggenjot kontolku naik turun sambil mendesah keenakkan… “ Ouuhh….Ouuhhh… Ndaaa…” setelah beberapa menit ia menggenjot aku jadi kelimpungan saat kurasakan kontolku makin menegang… “ Cintaa… Aku hampir nyampeee…” erangku tertahan nafsu dan ia pun menaikkan tempo genjotannya sambil berbisik mesra… “ Ndaa… terusin ndaa.. Cum on me Ndaa…” katanya sambil terus menggenjotku naik turun dengan binalnya.. hingga akupun tak sanggup lagi menahan air maniku.. “ Cintaa.. Keluarin dimana..?? udah ga tahaann…” dijawabnya “ didalem aja Ndaa…” katanya.. akhirnya meltuslah air maniku didalam memeknya ditingkahi jeritan lirih Cintaku yang mendapatkan Big O yang ketiga malam ini.
Tubuhnya jadi lemas dan tertelungkup diatas tubuhku, kurasakan nafasnya naik turun seperti habis berlari kencang..” Cinta.. Kamu puas sayang ..? “ tanyaku “ euummhhh… U melting me tonight.. “ katanya sambil tersenyum cantik… “ kalau nda mau lagi aku siap.. Udah lama aku nggak pernah dapet ini dari dia walaupun dia meminta dari aku.. “ katanya lirih “ kupeluk mesra tubuhnya sambil kukatakan “ maybe next time we have to make our quality time “ dia menatapku lembut dan menjawab dengan pertanyaan “ Really ?? Promise me to have it ??“ dan kukatakan padanya kalau aku mencintainya bukan karena sex semata tetapi cinta tulus sebagai seorang lelaki kepada seorang wanita, akhirnya ia berkata “ peluk aku sampai aku tidur Ndaa.” Kuberikan senyuman yang menghangatkan jiwanya sambil kupeluk tubuhnya hingga kami terbangun, pagi harinya kami mandi bersama dan terjadilah pertarungankeempat hingga kami keluar berbarengan… Sejak saat itu rumah tangganya pun bubar, dan Cinta kupinang jadi istriku 3 bulan kemudian dan kami membangun rumah tangga yang harmonis dan mesra..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s