Cerita Sex Pemerkosaan Artis Idola

Cerita Sex Dewasa berikut merupakan sebuah kisah sex 17 tahun yang dikirimkan oleh seorang fans berat situs cerita sex dan cerita dewasa indonesia ini yang minta nama dan identitasnya disamarkan! Berikut cerita sex yang dikirimkan oleh beliau! gw merupakan sebuah staff sebuah hotel berbintang 4 di Bali, Sudah sepuluh tahun belakangan ini gw merantau di pulau Dewata ini, hanya dengan bermodalkan ijasah SMK ( sekolah menengah kejuruan) gw memberanikan diri mengadu nasib disini, bekerja di hotel tidaklah mengecewakan. Walaupun hanya sebagai office boy, menyaksikan tingkah laku berbagai macam tamu domestic dan international sudah menjadi hal biasa. But ciehh kata2 gw sudah mulai berenglish ria!hehehe tetapi malam itu agak berbeda dari malam malam sebelumnya! Ada tamu sangat special di hotel, Feny (nama palsu) merupakan artis idola gw sejak beberapa tahun belakangan ini. Feny sangat seksi tingginya sekitar 178 meter dengan bobot yang ideal, membuat Feny begitu seksi di layar kaca. gw kira malam itu gw mimpi melihat dengan mata kepala gw sendiri wanita idola gw ini!

Feny menginap dengan 2 sahabatnyanya di dua kamar kelas deluxe di lantai 4 hotel tempat saya bekerja. Namanya, Wulan (nama samaran juga) dan Dany. Wulan orangnya kecil mungil. Namun memiliki ukuran buah dada yang indah, tidak besar, tidak juga terlalu kecil. Sepertinya, Wulan yang berusia paling kecil di antara mereka semua. Mungkin baru menginjak 16 tahun. Dan satu lagi, teman mereka dari Bali bernama Wayan, dia yang sering mengantar mereka bertiga. Jam menunjukkan pukul 2 dini hari. Feny, Wulan dan Dany pulang diantar oleh Wayan dengan mobil hardtopnya. Sambil ketawa ketiwi, mereka bertiga turun dari mobil untuk memasuki lobby hotel. Dari suara tercium aroma minuman keras yang cukup menyengat. Nampaknya Feny dan Dany mabuk berat. Sebagai satu-satunya office boy yang ada di lobby, gw pun bergegas menghampiri tamu-tamu istimewa hotel itu. Baca lebih lanjut

Ngentot Anus Janda di Kebun

Yosua dan Fendi memasuki ruangan fotokopi di kantornya yang tidak ada orang. Karyawan-karyaman lain sedang mengambil jam makan siang mereka namun Yosua ingin menunjukkan hal lain yang lebih mengenyangkan.

“Eh istri gw kok bisa udah cukuran ya? Pas ama lo dia udah cukuran belum?”
“Lebih tepatnya pas ama gw dia cukurannya.”
“Sumpah?”
“Nih liad aja videonya.”

Yosua menyerahkan sebuah cd dan memutarnya di laptop Fendi yang sedari tadi ia bawa. Fendi tertakjub-takjub melihat adegan langsung istrinya yang sedang bersenggama dengan sahabatnya. Bagaimana istrinya bergelinjang saat penis Yosua memasuki lubang kewanitaannya. Bagaimana ia terlihat begitu nakal meminta Yosua mencukur bulu jembutnya. Bagaimana ia begitu nafsu menjilati penis Yosua. Pemandangan ini membuatnya begitu bernafsu, ia tidak dapat lagi menahan jendolan besar di dalam celana dalamnya.

“Asik kan bro?”
“Enak enggak istri gw?”
“Enggak pernah enggak enak.” Baca lebih lanjut